kejadian
ini sudah sekitar 4 tahun yang lalu, dimana masa berjayanya bola. sebut aja temen gua "J" bersama teman teman nya yang tidak gua ketahui namanya. J
bersama teman temannya ingin Nobar (Nonton Bareng) disebuah
restoran ternama di daerah cinere, mereka asik mendukung jagoannya
masing masing sampai sampai mereka lupa waktu dan bermalam disitu, pada
saat J melihatnya sudah pukul 2 pagi, ia bergegas memberitahukan teman temannya untuk pulang.
pukul 2.30 pagi, J bersama teman temannya pulang. mereka melewati jalan tikus (jalan perumahan)
karena mereka membawa motor, dan berjaga jaga kalau ada razia,
disinilah salah satu teman J mulai merasakan ke janggalan, dia bercerita
kepada J, tapi J menghiraukannya begitu saja...
perjalanan semakin menegangkan dimana lampu lampu jalan mulai tidak ada.. (memasuki daerah yang tidak berpenghuni)
suasananya sunyi sekali, rumput rumput tinggi yang menimbun rumah..
pohon beringin yang tertiup angin, membuat rasa ketakutan semakin
bertambah. setelah beberapa saat salah satu teman mereka menurunkan
kecepatan motornya, J "woi kenapa lu?!". "ini jam 3 pagi woi, kecilin sedikit suara motor lu ga enak!"
sahut temannya. mereka pun memperlambat kecepatan sepeda motor mereka. namun temannya
menyadari mereka telah memasuki daerah yang disebut sebut "Angker!" .
dan temannya sudah tahu bahwa dia, J, beserta teman teman yang lainnya
sudah di awasi sejak tadi. J bertanya "kok perasaan gua kaya ada yang
aneh ya?''. tak lama temannya menjawab "eh denger ga tuh barusan?!''. J
menjawab " iya iya gua juga denger, suara anjing rumahan kan?''. temannya menjawab "bukan suara orang nangis(Semakin Mendekat, MENDEKAT!!)".
Spontan bulu kuduk J berdiri, nampaknya dia tahu bahwa itu suatu tanda
jika mereka sedang di ikuti, bukan hanya itu saya.. teman nya yang lain
juga mendengeran suara yang berbeda ". suara suling dari kejauhan, suara
seseorang sedang menyinden. dan akhirnya tiba dimana ruko ruko yang
sudah tidak terpakai tempat mereka berhenti sejenak untuk beristirahat, J
bertanya tanya kepada teman temannya apa yang mereka dengar untuk
memastikan hantu apa yang mengikuti mereka, dan J tidak punya cukup
petunjuk kuat untuk menebak hantu apa yang mengikutinya. didekat ruko
itu ada pohon besar dengan daun daun yang kering berguguran, dengan spontan
teman J menceritakan bahwa ia baru saja melihat kaki yang
bergelantungan!, mereka langsung ke pohon itu untuk memastikannya. J
mulai resah dengan apa yang ia rasakan. ia sudah tidak bisa tahan lagi, ia tahu
sekali bahwa hantu itu sedang mengawasinya.. namun salah satu teman J
memiliki indra ke 6 ia yang sejak tadi memiliki jawaban J, yaitu hantu
apa yang mengikutinya.. dan ternyata masing masing dari mereka telah diikuti
sejak masuk jalan tikus tadi. sejak saat itu J belum mau membahas kejadian ini lagi , ia tahu bahwa ia salah karena
tidak menunjukkan rasa hormatnya (permisi) saat melewati daerah
itu, entah apa lagi yang dialami setelah teman temannya menyadari bahwa telah
diikuti dari masing masing hantu yang berbeda beda. ini kejadian yang
dapat terjadi kepada siapa saja, mudah mudahan kejadian ini dapat
dijadikan pembelajaran bagi kalian yang membacanya. :)